Polsek Cibatu Polres Garut & Forkopimcam Cibatu Lakukan Penindakan Terhadap Masyarakat Yang Tidak Memakai Masker.

Jurnal Polisi Garut-

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Hukum Polsek Cibatu semakin ketat. Masyarakat yang tidak mengikuti aturan langsung diberikan sanksi agar memberikan efek jera. ( Kamis, 10/09/2020 )

Giat dilaksanakan oleh Plt Kapolsek Cibatu Iptu Aam Kunaefi, S.IP. Danramil 1105/Cibatu Kapten Inf Ade Army Barkah, Camat Cibatu Drs. Sardiman Tanjung, Personil Polsek Cibatu, Personil Koramil Cibatu, Personil UPTD Dishub Wilayah III, dan Personil Sat Pol PP.

Pemberian sanksi ini dilakukan seiring dengan terbitnya Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 41 Tahun 2020 pada 5 Mei 2020.

Penindakan yang bisa dilakukan terhadap para pelanggar aturan Protokol Kesehatan pun beragam, mulai dari sanksi teguran tertulis.

Terkait sanksi sosial, petugas satuan polisi pamong praja (Satpol PP) telah menyiapkan rompi oranye bertuliskan “Pelanggar PSBB” untuk digunakan pelanggar saat menjalani hukuman.

Untuk wilayah Kecamatan Cibatu, sanksi kerja sosial sudah mulai diberlakukan mulai hari ini, bahkan beberapa pelanggar sudah menjalani hukuman demi menyadarkan bahwa penting nya memakai masker.

Dalam giat tersebut dilakukan himbauan dan tindakan sebagai berikut :

  1. Himbuan 3M; memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak,
  2. Menyediakan masker untuk warga/ pengendara yang tidak memakai masker.
  3. Memberikan masker kepada pengendara / warga yang tidak pakai masker.
  • Pembagian masker : 200
  • Teguran :200
  • sangksi : 50

Di wilayah Desa Keresek contohnya. Petugas mendapati beberapa warga yang melanggar aturan Protokol Kesehatan pada Kamis pagi.

” Giat penindakan ini dilakukan untuk memperingati masyarakat agar selalu mematu Protocol Kesehatan, Itu kaitannya dengan kegiatan tadi pagi aja. Sasaran giat terfokus di wilayah Desa Keresek,” ujar Kapolsek Cibatu. ( Adnan Zul )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen + four =