Kapolrestabes Bandung Pimpin Apel Pengamanan Aksi Unras Dari IKATAN CENDIKIA CIPAYUNG

Bandung, jurnalpolisi.co.id

Senin tanggal 07 September 2020 sekitar pukul 08.00 Wib telah berlangsung Aksi Unjuk rasa dari IKATAN CENDIKIA CIPAYUNG di Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kelurahan Citarum, Kecamatan Bandung wetan, Kota Bandung dengan jumlah massa sekitar 200 orang dengan penanggung jawab Sdr. THIO dan Sdr. ASEP.

Tujuan aksi unjuk rasa tersebut ialah dalam rangka Menolak adanya Deklarasi KAMI Di Kota Bandung karena tidak mendapatkan ijin / Rekomendasi dari Gugus tugas maupun pihak Kepolisian.

Massa pengunjuk rasa Mendesak Gugus tugas protokol kesehatan Kota Bandung untuk ikut menolak deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia di Kota Bandung kemudian Mendesak Kapolrestabes Bandung mengeluarkan pernyataan menolak Deklarasi KAMI di Kota Bandung, karena akan menimbulkan Kluster baru Covid-19 serta meminta Pemerintah untuk tidak memberikan izin tempat dimanapun KAMI akan melakukan deklarasi karena akan menambah kluster Penyebaran Covid-19 diKota Bandung.

Para pengunjuk rasa membentangkan Spanduk Deklarasi KAMI bahaya Kluster Baru. Membuat Kelompok adalah HAK, menjaga kerukunan Bangsa adalah Kewajiban,
“KAMI” berteriak lantang mengoreksi, Tetapi lupa memberi Kontribusi, “KAMI” NGOMONG DOANG.

Orasi dilaksanakan secara bergantian dengan berbagai issue, adapun yang orasi yang disampaikan ialah Pukul 09.45 wib Sdri. Ai sebagai Korlap melakukan Orasi terkait Penolakan Deklarasi KAMI yang dianggap akan memecah belah kesatuan dan persatuan Bangsa Indonesia kemudian Pukul 10.30 WIB massa dari Ikatan Cendikia Cipayung didesak mundur oleh massa dari Deklarasi KAMI untuk meninggalkan lokasi Aksi tanpa ada Kontak Fisik.

Kemudian apel pengamanan langsung dilaksanakan oleh jajaran pihak kepolisian bertempat di halaman Gedung sate Jl. Dipenogoro no. 22 Kota Bandung. Apel pengamanan dipimpin oleh Kapolrestbes Bandung melalui Kabag ops dengan Jumlah keseluruhan yg melaksanakan apel pengamanan sebanyak 203 pers. Kemudian dilanjutkan pemeriksaan dan pengecekan Senjata Api bagi anggota yang melaksanakan pengamanan Unjuk rasa untuk tidak di membawa sewaktu melaksanakan pengamanan Unras. (BM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × one =