Sebagai Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19, Satbrimob Polda Jabar Semprotkan Disinfektan Ke Masjid Daarul Ma’arif IPDN Sumedang

Jurnalpolisi.co.id- Sumedang – Jawa Barat,

Antisipasi penyebaran virus Corona, Tim Kimia, Biologi dan Radioaktif (KBR) Satuan Brimob Polda Jabar melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah tempat ibadah di Kabupaten Sumedang.
 
Hal ini dilakukan Unit KBR Jabar sebagai langkah pencegahan agar virus covid- 19 tidak menyebar di lingkungan Mesjid Darul Ma’Arif IPDN Jatinangor Sumedang, Aiptu Asis menyatakan” Penyemprotan ini kami lakukan di lingkungan di Masjid, sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus corona di tempat ibadah, Karena masjid adalah tempat ibasah umat muslim yang di gunakan untuk beribadah secara bersama sama atu berjamaah dan tempat berkerumunnya masyarakat dan di khawatirkan dapat menimbulkan penyebaran Corona sehingga kami lakukan penyemprotan disinfektan di masjid sebagai langkah antisipasi”
 
Seluruh ruangan dan lingkungan masjid ini di semprot menggunakan cairan yang dibuat mandiri di Markas KBR Jabar sesuai dengan Standar WHO. Dengan halaman Asrama pun tak luput dari penyemprotan disinfektan.
Minggu (6/9/2020)

“Seluruhnya kami semprot, tidak ada yang luput. Dari kamar mandi, ruang kantor, sampai halaman kami semprot, tidak ada yang tertinggal” Ucap Aiptu Asis.

Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Asep Saepudin, S.I.K., mengatakan, “Kegiatan ini merupakan salah satu kepedulian Polri serta bentuk Bakti Brimob Polda Jabar terhadap masyarakat yang terdampak Covid–19”.

“Ini merupakan bentuk Bhakti Brimob Polda Jabar dalam hal ini di wilayah Sumedang – Jawa Barat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid–19″, ujar Kombes Pol. Asep Saepudin.

Beliau juga berpesan, “Jangan anggap remeh tentang virus corona ini, karena wabah virus ini sudah menjadi pandemi, kita harus waspada dan kita harus melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Barat karena kita merupakan anggota Polri yang mempunyai kewajiban melindungi masyarakat dari segala macam hal yang mengganggu keamanan”, Tegasnya.

(Cepi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 + 17 =