Kapolres Indramayu AKBP SUHERMANTO, S.I.K.,M.Si Pimpin Langsung Pengecekan Olah TKP Penemuan Mayat Perempuan Bersama Sat Reskrim Polres Indramayu Dan Polsek Tukdana

Jurnalpolisi, Indramayu
Di ketahui mayat perempuan tersebut bernama JN (65) Thn alamat Desa Bangodua, Blok Pemengkang, Rt. 08, Rw. 04, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu.

“Kami melakukan olah TKP setelah adanya laporan dari masyarakat,” tutur Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto didampingi Kasat Reskrim AKP Hamzah Badaru dan kapolsek Tukdana AKP Sunardi melalui Paur Subbag Humas Polres Indramayu, Iptu Iwa Mashadi, pada hari Minggu, (06/09/2020).

Sambungnya, menurut Tarja (48) thn salah satu saksi sekitar rumah korban, bahwa dirinya merasakan bau busuk menyengat yang di duga berasal dari dalam rumah korban. Kemudian Tarja melaporkan kejadian tersebut kepada Rt dan lurah.

Adanya laporan dari saksi, kemudian Rt dan lurah bersama saksi lainnya yaitu Darmin, Bari dan Kasim untuk masuk kedalam rumah korban.

“Pada saat pintu rumah korban di ketuk tidak ada jawaban. Kemudian Rt dan lurah inisiatif untuk masuk kedalam rumah lewat jendela samping kanan rumah korban,” terangnya.

Setelah berada di dalam rumah korban, kemudian Rt dan lurah beserta saksi bersama-sama melakukan pencarian dimana asal bau busuk tersebut.

“Curiga asal bau busuk di bawah tempat tidur, kemudian untuk memastikan benar itu korban mereka bersama-sama membongkar bagian bawah tempat tidur, dan benar saja dari bawah tempat tidur terlihat kaki sebelah kanan,” jelasnya.

Mengetahui hal tersebut kemudian Rt bersama lurah berikut saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tukdana.

Lanjut masih kata Iptu Iwa Mashadi, “selanjutnya Polsek Tukdana dan tim Inafis Sat Reskrim Polres Indramayu melakukan olah TKP bersama guna menganalisa situasi TKP, mengumpulkan Barang Bukti, dan mengevakuasi korban.

“Dan guna kepentingan penyelidikan, korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Losarang guna kepentingan Visum Et Repertum guna mengetahui sebab kematian korban ,” tandasnya.

(Red. JP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

six + one =