Seorang Karyawan PT Kahatek Melakukan Usaha Di Dalam Perusahaan PT Kahatek Tanpa Di Ketahui Oleh Pemilik Perusahaan

Jurnalpolisi.co.id-sumedang

Di sela,,kesulitan nya ekonomi di lingkungan industri ada seorang pegawei pt kahatek yang melakukan usaha nya di duga tida di ketahui oleh pemilik perusahaan pt kahatek tersebut

Team media jurnal polisi yang menerima impormasi dari beberapa karyawan yang tida mau de sebut nama nya menerangkan ada seorang karyawan yang meminjamkan uang ke teman bekerja nya

Menurut ketrangan nama berinisial NV .melakukan usaha jasa meminjamkan uang ke karyawan kahatex dengan bunga yang sangat tinggi,menurut ketrangan orang tersebut sudah lama sambil bekerja melaksanakan usaha tersebut bunga yang di terapkan dari pinjeman satu juta harus di kembalikan si peminjem menjadi satu juta delapan ratus dengan pembayaran di cicil per dua minggu sekali dan banyak orang yang merasa di rugikan karna bunga yang di berikan orang tersebut tanpa memikirkan orang lain menurut beberapa ketrangan yang pernah meminjam ke orang tersebut,

Menurut pelindungan konsumen menyebutkan barang siapa yang melaksanakan menyalah gunakan pinjam meminjam tanpa ada kompromi dengan mereka dulu orang tersebut bisa di sebut melanggar Pasal 1320 kuhp. Dan pasal 15 UU Perlindungan Konsumen berdasarkan Pasal 62 ayat (1) UU Perlindungan Konsumen karna melakukan keputusan sepihak tanpa mengindahkan konsumen atau si peminjam,yang menyebabkan kebanyakan si peminjem pulang dengan kebingungan karna harus membayar pinjeman ke orang tersebut tangan kosong setelah gaji yang mereka dapat di pakei bayar pinjaman plus bunga yang selangit,menurut keterangan dari narasumber.. Orang NV telah melakukan usaha di duga ilegal yang sudah lama iya laksanakan dan di lakukan di dalam lingkungan perusahaan kahatex tanpa sepengetahuan menejemen perusahaan kahatex sendiri,dan menurut kabar di lapangan ada kepala bagian perusahaan kahatex yang mengetahui praktek usaha orang tersebut,dan kepala bagian yang mengetahuinya di sebut sebut adalah suami dari orang inisial NV, sampai saat ini team media kami masih terus menelusuri kasus nya,apakah kasus ini bersipat monopoli atau bagaimana team kami masih terus melakukan investigasi di lapangan tutur nya.

Yudi nurdiansyah jp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 − six =