Patroli Gabungan TNI-Polri dan Unsur Pemerintah Datangi Tempat Nongkrong, Cegah Penyebaran Virus Corona.


JP Kabupaten Bandung.

Jajaran Polresta Bandung Polsek Ciwidey melaksanakan patroli gabungan TNI Polri dan Unsur pemerintah dalam misi pencegahan virus Corona (Covid-19) mendatangi kerumunan warga di beberapa pusat keramaian di wilayah hukum Polsek Ciwidey. Mereka meminta warga yang berkerumun untuk pulang ke rumah masing-masing.

Langkah itu untuk mengantisipasi dan memutus mata rantai pandemi virus Corona. Hal itu juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membatasi interaksi sosial atau social distancing.

Setidaknya semua tempat nongkrong yang tim datangi. Tempat nongkrong itu meliputi kafe dan warung kopi.
Tim mengimbau dan meminta warga yang berkerumun untuk pulang ke rumah masing-masing.

Mereka juga memberi pemahaman tentang pentingnya membatasi interaksi sosial untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Saat dikonfirmasi oleh Kasi Humas Bripka Ganda, Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, S.I.K melalui Kapolsek Ciwidey Polresta Bandung AKP Ivan Taufiq, SH yang memimpin patroli itu bersama Danramil Ciwidey Kapten Toto Toha S menjelaskan, langkah itu sebagai bentuk preventif penertiban dari maraknya wabah virus corona.

“Sebelumnya kami sudah melakukan langkah-langkah preventif dengan imbauan-imbauan kepada masyarakat untuk melakukan sosial distancing. Ini sudah kita lakukan, namun kesadaran masyarakat masih kurang,” kata Ivan.

Selain dari kepolisian, tim yang turun berasal juga dari pemerintah Kecamatan Ciwidey dan Koramil Ciwidey.
Ivan menjelaskan, proses penertiban berjalan dengan cara humanis. Sehingga, warga pun dengan sadar bubar dan pulang.

“Ini sekaligus menindaklanjuti Maklumat Kapolri serta himbauan dari Forkopimda Provinsi Jawa Barat. Silahkan masyarakat di rumah dan biarkan kami bekerja,” sambungnya.

Proses tersebut dilakukan disemua jajaran polsek lainnya. Rencananya, kegiatan semacam ini bakal dijalankan terus.
Ivan mengatakan, patroli ini merujuk pada kebijakan nasional.

“Di mana pemerintah pusat telah menerapkan darurat wabah Covid-19 ini. Dengan diterapkan masa darurat, maka kita sudah tidak bisa bersantai lagi,” ujar Ivan.

Dengan mendatangi langsung lokasi kerumunan, kata dia, aktivitas yang berhubungan dengan risiko penyebaran virus Corona bisa ditekan. (Suwandi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *