Tanjakan (ELAN) Panyalahan Menelan Korban Satu Orang Meninggal Dunia

Tasik Selatan,Jurnal Polisi.
KECELAKAAN lalu lintas terjadi di Tanjakan Payalahan (Tanjakan Elan), Kp,Payalahan Desa pamijahan Kecamatan Bantar Kalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jum,at (14/02/2020) sekitar pukul 14.50 WIB. akibat Rem Blong satu orang pengendara tewas di TKP.
jalanan menurun di sekitar tanjakan (Elan) jalan menurun dan menikung seorang pengendara motor meninggal dunia . kecelakaan tunggal pada Jumat (14/2/2020).

Dari sejumlah keterangan warga di sekitar tempat kejadian, pengendara motor Vario Nopol Z 5266 PH yaitu Saturi (51th) Warga Kp,Kaum Rt 02/02 Desa Pamijahan, Kec. Bantarkalong, Kab. Tasikmalaya yang saat itu berboncengan dengan Kakaknya Wasnah (36th) dan anaknya Jamaludin (4Th) sepulang dari Cikawung Culamega,di duga Rem Blong dan tak mampu mengendalikan laju motor pada jalanan yang menurun serta licin akibat hujan langsung menabrak pembatas jalan yang terbuat dari bambu dan meluncur menabrak pohon. akibat kecelakaan tunggal yang terjadi sekitar pukul 14.50 Wib tersebut, ST meninggal di tempat kejadian akibat luka parah di bagian kepalanya, sementara dua penumpang lainnya Wasnah dan Jamaludin dilarikan ke Puskesmas pembantu Pamijahan untuk menjalani perawatan sejumlah luka yang mereka alami.

Kapolsek Bantarkalong AKP H Iteng SH membenarkan terjadinya kecelakaan di jalan Mekarlaksana-Pamijahan yang dialami 3 orang yang mengendarai sepeda motor, dari olah tempat kejadian perkara TKP dan sejumlah keterangan sejumlah saksi, warga sekitar dan korban selamat di dapati fakta kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal akibat rem motor blong dan tak mampu mengendalikan laju motornya dijalanan menurun yang kebetulan dalam kondisi licin usai daerah tersebut di guyur hujan deras.

“Tiga Angota polsek Bantarkalong dengan dibantu warga langsung lakukan evakuasi dan di dapati sang pengendara meninggal di tempat akibat luka parah dibagian kepalanya dan langsung diserahkan pada pihak keluarganya untuk dimakamkan, sementara dua korban lainnya saat ini masih jalani perawatan intensif di pustu Pamijahan,” jelas Iteng. (Yd Dwi Angoro Biro Tasikmalaya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen + fifteen =